Transmigrasi Pada Zaman Belanda Dan Zaman Jepang

Transmigrasi Pada Zaman Belanda


Pada masa penjajahan Belanda, Transmigrasi dilaksanakan pada tahun 1905. Pada saat itu, sebanyak 155 keluarga dan karesidenan kedu meliputi daerah Karanganyar, Kebumen dan Purworejo Jawa Tengah berhasil dipindahkan ke Gedongtatan, Provinsi Lampung. Jumlah penduduk yang berhasil dipindahkan mencapai 4.800 jiwa. Pada saat itu, transmigrasi dilaksanakan dengan pertimbangan:

1. Melaksanakan olitik etis atau balas budi dengan mengurangi penduduk di Jawad an meningkatkan kesejahteraan penduduk yang masih rendah.
2. Adanya kebutuhan tenaga kerja untuk perkebunan di luar Jawa milik Belanda dan swasta.

Transmigrasi pada masa pemerintahan Belanda juga terjadi pada tahun 1911 memindahkan ke daerah yang dinamai Wonosobo di sekitar Sukadana Lampung.

Pelaksanaan transmigrasi berikutnya terjadi pada tahun 1929, kemudian tahun 1930 ke Palembang, Bengkulu, Jambi, Sumatera Utara, serta Kalimantan.

Transmigrasi Pada Zaman Jepang


Pada masa penjajahan Jepang dilaksanakan transmigrasi dari Jawa ke Lampung. Jumlah keluarga yang diberangkatkan mencapai 1.876 keluarga atau 7.399 jiwa.

Pada masa Jepang, pelaksanaan transmigrasi dimaksudkan untuk mobilisasi tenaga kerja ke pekerbunan di luar jawa atau disebut Romusha selain itu juga mereka dipekerjakan di proyek pertahanan Jepang baik dalam maupun luar negeri.

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi Keyboard Pada Perangkat Input Komputer Serta Jenis-jenisnya

Perkembangan Generasi Protokol Novell Netware Dari Masa Ke Masa

Langkah-langkah Menyelamatkan Smartphone Dari Air