Pengertian, Fungsi Dan Prinsip Kerja Termometer Alkohol

Pengertian

Termometer alkohol adalah termometer yang menggunkan alkohol sebagai media pengukur, yang merupakan alternatif dari termometer air raksa dengan fungsi yang sama. Tetapi tidak sama seperti air raksa dalam termometer kaca. Isi termometer alkohol tidak beracun dan akan menguap dengan cukup cepat. Ruang di bagian atas cairan merupakan campuran dari nitrogen dan uap dari cairan. Dengan meningkatnya suhu maka volumenya naik. Cairan yang digunakan dapat berupa etanol. Karena termometer alkohol ini adalah transparan, maka cairan yang dibuat harus terlihat dengan penambahan pewarna merah atau biru. Termometer alkohol ini hanya bisa mengukur suhu badan makhluk hidup (manusia dan hewan). Termometer alkohol ini tidak bisa mengukur yang tinggi suhunya di atas 78 °C.

Fungsi


Termometer alkohol adalah sebuah termometer cairan yang menggunakan alkohol sebagai pengisinya. Alkohol ini lebih peka daripada air raksa sehingga ketika memuai, perubahan pada volumenya lebih terlihat jelas. Termometer alkohol ini disebut juga termometer minimum karena dapat mengukur suhu yang sangat rendah. Untuk menghindari suatu gaya gravitasi bumi, termometer minimum diletakkan pada bidang mendatar. jika suhu dingin, cairan alkohol akan bergerak ke kiri dan membawa indeks penunjuk berwarna. Sebaliknya, jika suhu naik, indeks penunjuk berwarna akan tetap berada di posisinya walaupun cairan alkohol mengembang dan bergerak ke kanan.

Termometer alkohol dapat digunakan untuk mengukur suhu yang rendah karena titik beku alkohol sangat rendah. Titik beku alkohol lebih rendah daripada air raksa. Ketika suhu meningkat, alkohol yang berada di dalam tabung kaca akan memuai sehingga panjang kolom alkohol akan bertambah. Sebaliknya, ketika suhu menurun, panjang kolom alkohol akan berkurang. Pada bagian luar tabung kaca terdapat angka-angka yang merupakan skala termometer tersebut. Angka yang ditunjukkan oleh ujung kolom alkohol merupakan nilai suhu yang diukur.

Prinsip Kerja

Prinsip kerja termometer alkohol secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut.
1. Bila tandon zat cair terkena (dikenai) panas (dapat berupa panas dari benda) zat cair dalam tandon akan mengembang (memuai).
2. Oleh karena zat cair dalam tandon memuai, zat cair tersebut masuk ke celah kapiler. Selanjutnya, zat cair tersebut berhenti pada skala suhu tertentu. Skala itulah yang menunjukkan suhu benda yang bersangkutan.

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi Keyboard Pada Perangkat Input Komputer Serta Jenis-jenisnya

Perkembangan Generasi Protokol Novell Netware Dari Masa Ke Masa

Langkah-langkah Menyelamatkan Smartphone Dari Air